BeritaKaltim.Co

Wujudkan Kota Sehat, Bontang Kedatangan Tim Verifikasi KemenLHK RI

BONTANG, beritakaltim.co – Tim verifikasi kota sehat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) datang ke Kota Bontang untuk melakukan verifikasi dan melihat secara langsung keadaan dan kondisi kota Bontang sesuai dengan apa yang telah dilaporkan ke KemenLHK Republik Indonesia.

Kedatangan tim verifikasi kota sehat langsung disambut Wali Kota bontang di pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara, Rabu (21/8/2019) pagi.

Selain kehadiran tim verifikasi KemenLHK RI. Hadir pula tim pembina kota sehat Provinsi Kalimantan Timur, (Kaltim) dalam hal ini diwakili Fahmi Maulana serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bontang.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa Bontang telah memperoleh wistara emas empat tahun berturut-turut, sejak 2015 silam. Sedang saat ini, berupaya mempertahankan lambang supremasi tertinggi untuk kota sehat itu untuk kelima kalinya.

“Bukan penghargaan yang kita kejar,tapi bagaimana kota ini menjadi layak dan dapat berkembang, baik SDM hingga perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, ujarnya, Pemkot Bontang juga gencar membuka ruang terbuka hijau (RTH). Beberapa waktu lalu, Pemkot bahkan meresmikan 3 diantaranya secara simulatan di satu waktu (hari).

Banyak yang telah lakukan dalam menjaga lingkungan. Seperti Car Free Day (CFD), kampanye membuat lubang biopori di rumah-rumah, penanaman pohon untuk ASN, dan warga yang hendak menikah. “Ini mewajibkan bagi ASN untuk menanam pohon bagi yg naik pangkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi Kota Sehat KemenLHK RI, yang dalam hal ini diwakili Dian Sugiharti menjelaskan secara ringkas. Dijelaskannya, Kota Sehat merupakan hunian yang layak bagi masyarakat yang ada di suatu daerah. Dengan kriteria pokok ialah bersih, nyaman, aman dan sehat. Selain itu adanya keteraturan yang baik, khususnya pengorganisasian dalam sebuah lembaga.

“Kota Sehat diwujudkan dengan menyelenggarakan semua program yang ada di daerah kita dengan berlandaskan pada pembangunan yang berwawasan kesehatan serta nyaman untuk setiap masyarakat baik bayi, balita hingga orang dewasa,” terangnya kepada para awak media.

Lebih jauh, tujuan penilaian kota sehat adalah untuk mewujudkan kota yang aman, bersih dan sehat. Itu dilakukan melalui berbagai pemberdayaan masyarakat yang difasilitasi pemerintah kota secara kontinyu bukan hanya disaat verifikasi saja.

“Penghargaan bukan tujuan akhir. Namun adanya hubungan baik pemerintah dan warga dalam rangka pembangunan di daerahnya. Itulah yang penting,” tandasnya. (ML/Adv)

Comments are closed.