SAMARINDA, beritakaltim.co- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Widya Gama Bergerak (AWGB) menggelar aksi penolakan pembangunan trotoar depan kampus Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda.
Mahasiswa menilai depan gerbang kampus merupakan aktivitas objek vital keluar masuknya kendaraan mahasiswa, sehingga hal tersebut mengganggu lalu lalang masyarakat Kota Samarinda.
“Kami merasa hal tersebut yang dirugikan adalah masyarakat, terutama mahasiswa Widya Gama. Sehingga kami memiliki alasan penolakan untuk blokade badan jalan. Kami menuntut instansi terkait khususnya Dinas PUPR untuk melakukan pembongkaran,” ucap Korlap Aksi, Irwanto Munawar, pada rabu (20/11/2019).
Aksi mahasiswa tersebut membentangkan spanduk penolakan sembari orasi secara bergantian. Salah satu orator aksi, Yohanes Richardo, di tengah orasi menyebut bahwa perlunya pengawasan yang ketat terhadap pemangku kebijakan. Selain itu supaya adanya transparansi soal besaran anggaran yang dikeluarkan dan keterbukaan atas dasar aturan apa kebijakan pembangunan trotoar tersebut.
Humas Aksi Aliansi WGB menyampaikan untuk mengusut tuntas proyek pembangunan tersebut dan segera mengevaluasi segala kebijakan yang ada.
“Tentunya dinas terkait segera melakukan evaluasi kembali pembangunan trotoar guna melahirkan kebijakan dan pembangunan yang bermutu juga berkualitas, karena kami merasa tidak tepat sasaran, sehingga hanya membuang anggaran sia-sia,” tutup Gabriel Satw Nexcen, selaku Humas Aksi Aliansi WGB. #
Wartawan: Heriman
Comments are closed.