BeritaKaltim.Co

DPRD Kaltim Setuju Sinergi dengan BNNP Membangun “Desa Bersinar”

BERITAKALTIM.CO- Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan dengan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Kaltim. Pimpinan legislatif itu mendukung penuh upaya BNN melakukan tugasnya menangani persoalan narkoba.

Saat RDP dibahas mengenai dukungan sinergi sesuai dengan kewenangan DPRD dalam P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). DPRD Kaltim juga dapat menjadi mitra kerja untuk mensosialisasikan P4GN.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD kaltim Muhammad Samsun menyinggung tanaman Kratom atau lebih dikenal masyarakat dengan daun Kedemba. Menurut BNN, saat ini sudah diproses regulasinya, karena mengandung narkotika yang berbahaya.

Seperti diketahui, tanaman ‘Kedemba” ditemukan di sepanjang pinggiran Sungai Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, sehinga menjadi komoditas bagi petani. Lantaran itu BNNP dan BNN kabupaten/kota didorong memberikan sosialiasi masalah itu.

“Kami salut dan mengakui kerja keras BNNP Kaltim yang sampai saat ini memberi kontribusi yang sangat positif di Kaltim dalam rangka pencegahan dan memberantas peredaran Narkoba,” ujar Muhammad Samsun.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yakub membicarakan program Desa Bersinar yang dibiayai APBN dan APBD. Rusman mewanti-wanti tidak terjadi tumpang tindih anggaran dan mengusulkan program itu disinergikan dengan program DPRD terkait ketahanan keluarga.

“Saya kira ini perlu dibentuk regulasi atau pergub terkait desa bersinar,” ujar Rusman.

Sedangkan anggota Komisi IV DPRD Kaltim lainnya, Puji Setyowati Syaharie Jaang juga mengusulkan agar program Desa Bersinar bersinergi juga dengan program pemerintah seperti Kampung KB dan Kampung Tangguh melibatkan Gerakan PKK yang sudah ada di masyarakat.

Menanggapi usulan dari para anggota DPRD Kaltim, Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol. Drs. Iman Sumantri menegaskan, anak-anak dan generasi muda menjjadi prioritas, sebab tahun 2045 Indonesia Emas mendapatkan bonus demografi, dimana anak-anak muda saat ini yang akan memimpin dan menggerakkan negara ini.

“Sekitar 25 tahun ke depan anak-anak muda saat ini yang akan pimpin dan kelola negara. Baik bidang ekonomi, politik, pemerintahan dan yang lainnya, Yang saat ini tidak produktif jadi produktif, yang saat ini masih muda, nanti jadi leader,” ujarnya. #

Wartawan: le/humas BNNP

Comments are closed.