BeritaKaltim.Co

Reses Abdulloh di Graha Indah Serap Aspirasi Terkait PDAM, PJU dan Infrakstruktur

BERITAKALTIM.CO- Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh menggelar reses masa sidang ke II tahun 2021 di kediaman Ketua RT 23 Laode Adim Jalan Taman Sari Kavling 5, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Selasa (8/6/2021).

Reses dengan undangan terbatas dihadiri oleh perwakilan Lurah Graha Indah, Bhabinkamtibnas Graha Indah, Tokoh Masyarakat, dan warga sekitar RT 23 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Ketua DPRD kota Balikpapan mengatakan, Sistem pengusulan kegiatan proyek atau aspirasi yang disampaikan masyarakat terdapat perubahan sistem tidak seperti sebelumnya, saat ini mengunakan SIPD dengan jalan langsung memasukan data.
” Baik Pembangunan jalan maupun yang lain wajib masuk sistem terlebih dahulu, jika tidak sesuai prosedur atau tahapan , aspirasi itu tidak bisa terealisasi,” ucapnya.

Waktu menuju ke lokasi reses, Abdulloh menikmati kondisi jalan yang berlubang di area jalan taman sari, fasilitas jalan umum yang tidak layak untuk dilalui, dan telah koordinasi dengan pihak DPU untuk mengecek lokasi tersebut.

Abdulloh juga menyampaikan, pandemi belum berakhir dan kasus positif di kota Balikpapan masih melandai di kota Balikpapan, diharapkan agar tetap waspada dan menerapakan 3M.

Berbagai keluhan warga sekitar terkait PDAM, fasum Pembangunan masjid, PJU, Prasarana jalan umum. Seperti yang diutarakan Warga RT 23 yang mempertanyakan permasalahan jaringan induk PDAM, belum adanya meteran di jalan kav 2 hingga jalan pondok indah, dirinya berharap semoga dapat terselesaikan.

Warga RT 70, mempertanyakan fasum untuk pembangunan masjid, sampai saat ini pihak developer belum bisa memastikan dimana fasum untuk pembangunan masjid

Warga RT 71 Akbar, mengusulkan PDAM, mendambakan air langsung kerumah. Kemudian usulan selanjutnya terkait PJU yang sering mengakibatkan penjambretan di wilayah ini.

Abdulloh menyampaikan, sepanjang masyarakat proaktif dengan pemerintah, segala permasalahan akan segera teratasi untuk warga sekitar RT 23, 64, 70, 71, 72.

“Masyarakat disini terbuka menyampaikan permasalahan yang belum terakomodir di RT 23, 64, 70, 71 seperti masalah PDAM, PJU dan fasilitas umum.Insha Allah kami perjuangkan” jelasnya”

Terkait aspirasi masyarakat mengenai pemasangan PDAM, Abdulloh mengatakan, akan mengusut ke developernya dan mempertanyakan ke pihak PDAM. Dan jika telah di akomodir dan dipenuhi, masyarakat wajib mengikuti alurnya.

“Mulai besok buatkan permohonan pemasangan pipa induk kolektif untuk pengajuan PDAM. Berkas dilengkapi dan disampaikan ke RT sebagai kordinatornya,” paparnya.

Warga RT 69 Sahrudin menyampaikan aspirasi terkait, prasarana jalan semenisasi. Abdulloh menjawab, jika nantinya mengajukan permohonan jalan, wajib menunjukkan letak lokasi dan foto jalan.

Untuk Ibu-ibu warga RT 23, Abdulloh memberikan timbangan untuk posyandu. Dan terkait PJU untuk RT 23, 64, 70, 71, 72, Abdulloh langsung menelpon Kadishub untuk menyampaikan permasalahan warga dan Dishub sore ini langsung meninjau lokasi.

Terkait permasalahan sepanjang Jalan Taman Sari yang rusak dan berlubang, Abdulloh mengemukakan sepanjang jalan Taman sari ini telah masuk dalam SIPD tahun 2022.

” Mudah mudahan tahun depan dengan Walikota Baru, saya konsentrasi pada pembangunan jalan tersebut. Mohon doa restunya,” tutupnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.