BeritaKaltim.Co

Samsun Bicara Ancaman Krisis Indonesia: Semestinya Tidak Terjadi

BERITAKALTIM.C0- Begini sisi pandang Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun mengenai resesi yang sedang melanda seluruh dunia. Menurutnya, resesi semestinya tidak terjadi di Indonesia, termasuk di antaranya di Kalimantan Timur.

Sumber terjadinya resesi yang membuat negara-negara di Eropa dan Asia mengencangkan ikat pinggang, karena terjadinya krisis energi dan krisis pangan diakibatkan harga yang tidak stabil. Harga minyak dan gas menjadi meroket, dipengaruhi adanya perang Rusia – Ukraina dan masih terjadi sampai sekarang.

Padahal situasi ekonomi di seluruh dunia masih tertekan akibat Covid-19 sejak tahun 2020 silam. Kondisi saat ini, negara-negara baru memasuki masa pemulihan ekonomi, namun tertekan kembali karena adanya perang.

Bagaimana dengan di Indonesia dan Kaltim?

Menurut Muhammad Samsun, resesi energi dan pangan tidak akan terjadi di Indonesia jika manajemen dapat diatur dengan baik.

Alasan Samsun, di Indonesia semua tersedia, baik itu energi minyak dan gas maupun pangan. Sumber daya alam Indonesia begitu besar, dan sebagian ada di Kalimantan Timur. Dari sisi mineral maupun lahan untuk produksi bahan pangan.

“Kita semestinya jauh dari ancaman itu, karena kita sudah punya semuanya. Ketika bangsa lain menguatirkan krisis energi, kita punya. Ketika bangsa lain menguatirkan krisis pangan, kita juga punya. Tinggal bagaimana manajemen pengelolaannya diatur,” ucapnya.

Walaupun sumber daya alam Indonesia melimpah, pemrintah maupun setiap warga negara harus terus mengantisipasi, agar meminimalisir potensi terjadinya resesi ekonomi tersebut.

“Karena kita tidak bisa berdiri sendiri, kata Bung Karno kita berada di taman sarinya internasionalisme, kita berada diantara bangsa-bangsa. Artinya kita tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus ada pengaruh bangsa lain,” jelasnya. #ADV

Comments are closed.