
BERITAKALTIM.CO Untuk mencapai sebuah kesuksesan, tentu membutuhkan infrastruktur yang kokoh dan kuat, baik itu di kota maupun di daerah Kecamatan terjauh di Kabupaten Berau.
Dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Kelay Kabupaten Berau baru baru ini, masalah isfrastruktur kembali dibahas dan menjadi usulan yang diperioritas. Seperti listrik, air bersih, jalan jembatan dan telekomunikasi .
Anggota DPRD Berau Elita Herlina yang hadir dalam musrenbang tersebut mengakui kalau sampai saat ini, warga di Kelay masih membutuhkan infrastruktur tersesbut.
Mengenaii kebutuhan infrastruktur ini, sebelumnya,sebut Elita hadir dari musrenbang tingkat kampung pada 15 Januari hingga 26 Januari 2024, dari 14 Kampung yang menghasilkan 298 usulan.
Dari jumlah 298 usulan ini , kebutuhan dasar seperti listirk air bersih jalan, jembatan dan telekomunikasi, mengemuka.
“Untuk jaringan telekomunikasi ini termasuk prioritas sebagai kebutuhan dasar, sebelumnya pernah di bangun tower , namun belum maksimal,” katanya.
Disebutkan Elita, di zaman IT saat ini, semua laporan pakai internet, salah satu pendekatan untuk kampung melalui komunikasi, jaringan. Titik wifi juga dikeluhkan, “sebutnya.
Selaku wakil rakyat yang dipilih dari daerah pilih ini, Elita mengungkap selalu mendorong dan mengawal untuk pembangunan infrastruktur yang merupakan fasilitas untuk masyarakat.
Kalaupun dari ratusan usulan yang diajukan oleh Kecamatan beberapa persen belum terealisasi, karena pembangunan dilaksankan secara bertahap.
Sementara itu , dalam Musrenbang di Kecamatan Kelay tak sedikit yang masuk Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) yang terbatas bisa dikelola oleh pemerintah daerah.
Bupati Berau Sri Juniarsih menyampaikan, bahwa pada tahun ini beberapa pekerjaan infrastruktur dasar di kawasan Kelay akan tetap berlanjut, di antaranya pembangunan Jalan Poros Muara Lesan hingga Merasa. Menurut bupati, konektivitas antar kampung ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.
“Kemudian jalur lingkar luar Kelay, pendekat Kampung Merasa juga akan dibangun,” ucap Bupati.
Apalagi dari sisi darat, Kecamatan Kelay sebagai pintu pertama masuknya wisatawan melalui perjalanan darat dari Kabupaten Kutai Timur. Sehingga penguatan potensi kampung harus dimanfaatkan untuk memberikan branding yang baik bagi Kelay dan Berau.
“Ini kekayaan yang luar biasa, Kelay ini pintu masuk kita dan menjadi perhatian bersama,” kata Bupati.# ADV DPRD Berau
Reporter: ana | editor: rh