BeritaKaltim.Co

Pembahasan RTRW Kaltim di DPRD — sub Banyak Masalah, Wakil Samarinda Tak Hadir

4pansusTKSAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Kecewaan atas ketidakhadiran pemkot Samarinda atau perwakilannya dalam rapat membahas tahapan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Timur di Gedung DPRD Kaltim Rabu (3/6) kemarin, diutarakan oleh Irwan Faisyal HP, anggota Panitia Khusus (Pansus) RTRW Kaltim.

Padahal menurutnya, sebagai kota yang banyak mengalami permasalahan lingkungan, pemkot Samarinda harusnya lebih peka. justru undangan lain, yakni Pemkab Kutai Kartanegara, hadir dalam pertemuan itu.
“Banyak hal yang perlu didiskusikan menyangkut tata ruang wilayah, kehadiran pemkot Samarinda tentu membantu kerja Pansus RTRW untuk mendapat masukan terkait permasalahan lingkungan, malah tidak hadir,” ungkap Irwan Kecewa.
Saat ini Pansus yang diketuai oleh Veri Diana Huraq Wang dengan Wakilnya Syafruddin sedang melaksanakan tahapan sinkronisasi bersama kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Pertemuan itu memang diagendakan untuk sinkronisasi. “Ini adalah generasi keempat RTRW Kaltim dibahas, setelah dua belas tahun tak kunjung dituntaskan. Harapannya dengan sinkronisasi bersama kabupaten kota berjalan dengan baik maka RTRW dapat segera menemukan titik temu untuk disahkan,” harap Politikus Partai Golkar ini dihadapan Komisi II DPRD Kukar dan Bappeda Kukar.

Selain panjangnya waktu yang dibutuhkan membahas RTRW, Irwan juga mengungkapkan bahwa Pansus yang telah berjalan 2 bulan ini telah menemui Pemerintah Pusat guna mendapat masukan dan konsultasi. Desakan pusat agar RTRW Kaltim segera disahkan, kata Irwan dirasakan oleh Pansus. Tak hanya Irwan, Baharuddin Demmu Anggota Pansus ini juga membenarkan adanya desakan pengesahan tersebut.

“Mereka (Pusat) terus mendesak agar segera diselesaikan tanpa melihat problem didaerah. Seperti Kutai Timur yang masih menolak keputusan pusat menyetujui lahan enclave seluas 7800 hektar karena usulan sebelumnya seluas 17.000 hektar,” ungkap Demmu, Politikus Partai Amanat Nasional ini dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua dan Wakil Ketua Pansus Veri Diana Huraq Wang dan Syafuddin serta Anggota lain Herwan Susanto, M Samsun dan Gamalis.

Selain masukan lisan, Demmu juga meminta agar masukan dari Kukar guna sinkronisasi dapat disampaikan tertulis berikut data-data pendukung sebagai bahan pembahasan di Pansus maupun agar bisa disampaikan ke pemerintah pusat. ”Apa saja yang perlu direview, apa yang perlu dilakukan oleh pansus. Jika memang soal lahan, ada lahan yang ingin diminta kembali diluar 7800 hektar tersebut maka sampaikan datanya pada kami sampaikan ke pusat,” urai Demmu. (adv/lia/dhi/oke)

caption foto : SERIUS: Rapat Pansus RTRW Kaltim dipimpin Veri Diana Huraq Wang dan dihadiri Komisi II DPRD Kukar yang diketuai Junaidi

Leave A Reply

Your email address will not be published.