BeritaKaltim.Co

Jelang Lebaran Transaksi Emas di Tanjung Redeb Meningkat

berau Toko emassTANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.com- Jelang perayaan lebaran Idul Fitri tidak saja membuat toko busana muslim dan aksesoris lain pendukungnya, seperti kerudung dan sandal ramai dipadati pengunjung. Sejumlah toko perhiasan emas juga jadi sasaran warga yang akan bertransaksi perhiasan.

Hal itu seperti yang tampak di kompleks pertokoan emas pasar Sanggam Adji Dilayas dan di Jalan AKB Sanipah Tanjung Redeb. Menurut pengamatan media ini, sejak pagi sejumlah toko yang berada di sisi jalan tersebut nampak dipadati oleh warga yang akan membeli perhiasan emas maupun akan menjual logam mulia tersebut dengan berbagai alasan.

Rahmad, salah seorang karyawan toko perhiasan emas di pasar Sanggam Adjidilayas mangatakan, sejak dua hari terakhir toko perhiasan emasnya lumayan ramai didatangi konsumen, tidak saja untuk membeli perhiasan, namun juga menjual untuk keperluan lebaran lainnya.

“Beberapa hari ini memang lumayan yang datang kesini, bisa dilihat sendiri lumayan ramai ,” katanya, sambil menunjukan kondisi toko dimana dia bekerja.

Kata dia, meski banyak yang datang ke toko emas, bukan berati ada peningkatan pada omset penjualan emas menjelang lebaran tahun ini, sebab, yang datang untuk menjual perhiasan juga cukup banyak, selain membeli. Salah satu faktornya adalah tahun ajaran baru yang hampir bersamaan dengan datangnya Ramadhan dan Idul Fitri, ditambah lagi dengan situasi ekonomi sekarang ini yang terpuruk.

“Kalau peningkatan omset belum dapat dikatakan, namun dari segi transaksi (menjual dan membeli) sudah cukup lumayan. Mungkin, karena ini bersamaan dengan tahun ajaran baru, ekonomi Indonesia terpuruk, jadi kecenderungan menjual masih sangat tinggi untuk keperluan itu ,” urai Rahmad.

Sementara itu, Suhaidin salah seorang toko emas di Jalan AKB Sanipah juga menyebutkan, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penjualan emas mengalami penurunan. Jika menjelang lebaran seperti sekarang ini biasanya arus jual sudah mulai ramai, sampai hari ini arus jual masyarakat masih cukup tinggi.

“Kalau tahun sebelumnya, arus jual terjadi diawal puasa saja dan menjelang akhir bulan banyak yang beli, tapi sekarang sepertinya leih banyak yang menjual,” katanya.

Sementara itu, hal serupa juga terjadi di toko perhiasan emas lainnya. Banyak warga yang datang untuk menjual, kalaupun tidak mereka akan menukarkan perhiasan emas yang mereka miliki dengan ukuran dan gram yang lebih kecil agar mendapatkan uang, namun tetap dapat menggunakan perhiasan.

“Di irit Mas, istilah menukar dengan perhiasan lain agar mendapat kembalian uang, untuk keperluan lebaran, anak sekolah. Ya pokoknya pintar – pintar ajalah,” ujar Susianti salah seoarang ibu rumah tangga usai transaksi di salah satu toko emas. #hel

Comments are closed.