BeritaKaltim.Co

Dua Wakil Demokrat di DPRD Resmi Diganti

: Ketua DPRD Kaltara Marthin Sablon saat memimpin paripurna di DPRD, Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor
: Ketua DPRD Kaltara Marthin Sablon saat memimpin paripurna di DPRD, Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor

TANJUNG SELOR, BERITAKALTIM.COM – Dua pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yakni Hj Yetna Widiyani dan Albert Pangeran, SE disumpah dan ditetapkan menjadi anggota wakil rakyat masa bhakti 2014 – 2019 di ruang rapat paripurna DPRD Kaltara Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Selasa (2/2/2016) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kaltara yang ke-2 ini, kedua anggota DPRD yang diambil sumpah dan ditetapkan sebagai wakil rakyat tersebut keduanya dari Partai Demokrat menggantikan Pdt Yepta Berto, S.Th yang mundur dari keanggotaannya sebagai wakil rakyat karena mencalonkan diri dalam pilkada wakil bupati Nunukan. Sedangkan Hj Chairiah Budiman Arifin mundur dengan alasan sudah lelah dan ingin beristirahat.

Rapat paripurna istimewa ini dipimpian langsung oleh Ketua DPRD Kaltara Marthin Sablon, SH didampingi Wakil Ketua I Abdul Djalil Fatah. Marthin Sablon mengatakan, sebelumnya PAW dari Partai Hanura juga sudah dilakukan tepat di penghujung tahun 2015. Dua wakil rakyat yang di PAW dari Partai Hanura itu ialah Ingkong Ala, SE dan Asmin Laura, SE, MM karena keduanya mundur dari anggota DPRD dan memilih mencalonkan diri sebagai wakil bupati dan bupati pada pilkada 9 Desember 2015.

“Yang belum dilakukan PAW, dari Partai Gerindra satu orang dan PDI Perjuangan satu orang yakni H Andi Kasim (Gerindra) dan almarhumah Hj Siti Jumilah Sri (PDI Perjuangan),” kata Marthin Sablon.

Pada kesempatan itu, politisi Partai Demokrat ini berkesempatan mengajak kepada anggita DPRD yang baru dikukuhkan sebagai wakil rakyat, untuk bersama-sama meningkatkan peranan dan fungsi DPRD Kaltara sebagai legislasi, pengawasan maupun fungsi anggaran dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Hal itu diungkapkannya saat memandu sumpah untuk kedua anggota DPRD Kaltara yang baru.

Sementara itu, Sarjan Tahir (staf sekretariat DPRD Kaltara), mengatakan anggota DPRD yang mengisi posisi PAW ini adalah yang memperoleh suara terbanyak kedua dari anggota DPRD yang digantikan sesuai urutan perolehan suara di partai politik yang ditempatinya.

“Untuk PAW tahap gelombang ketiga, sekretariat DPRD menunggu hasil keputusan partai masing-masing yang anggotanya di PAW, yakni Gerindra dan PDI Perjuangan. Ditargetkan bulan ini juga (Februari, red),” katanya menyudahi pembicaraannya. #Nay/Ism

 

Comments are closed.