BeritaKaltim.Co

Perahu Pemancing Nabrak Kayu di Sungai Meriam, 7 Selamat dan 2 Hilang

BERITAKALTIM.CO- Rombongan pemancing dari Samarinda mengalami kecelakaan air di Sungai Mahakam, sekitar daerah Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Perahu Klotok yang mereka tumpangi menuju spot pemancingan terbalik dan membuat 9 orang yang berada di perahu tercebur. Sebanyak 7 orang selamat sampai di darat, sedangkan dua orang lagi belum ditemukan.

Informasi itu diterima beritakaltim dari Kantor Pencarian dan pertolongan Kelas A Balikpapan. Dalam rilis yang disebar dalam Grup WhatsApp kalangan wartawan itu, disebutkan rombongan pemancing mengalami kecelakaan air sekitar jam 04.30 Wita. Sementara Tim Basarnas menerima informasi kecelakaan jam 08.10 Wita.

“Pelapornya bernama Rama dari Angkatan Laut yang bertugas di Anggana. Ada sembilan orang yang berada di atas perahu klotok itu dan tujuh diantaranya selamat,” ujar Octavianto, Kasie Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan dalam rilis tersebut, Minggu (29/8/2021).

Dua pemancing yang hilang dan kini dalam pencarian Tim SAR gabungan adalah Denny Alfiansyah (28) dan Hartono (38), keduanya warga Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

Sedangkan sebanyak tujuh orang pemancing yang selamat masing-masing adalah Moh. Ali (29) Warga Jalan Pelita 3 Sambutan, Moh. Abdul Patah (37), Warga Jalan Pelita 3, Jumadi (32), Warga Jalan Pelita 3 Sambutan, Saliman (30), Warga Makroman, Sambutan. Sadikin (40) Warga Makroman Sambutan, Kamaruddin (33) Warga Pulo Atas Sambutan dan Sahrullah (40), motoris perahu Klotok yang beralamat di Kampung Kajang, Desa Sungai Mariam.

Dari cerita para pemancing diketahui, subuh hari itu 8 orang pemancing menumpangi perahu Klotok yang dikemudikan oleh Sahrullah. Pada saat melintas di depan PT REA Kaltim, perahu mereka menabrak batang kayu yang membuat perahu mengalami kebocoran. Tabrakan itu mengakibatkan perahu berlubang seukuran ember, sehingga air sungai dengan cepat masuk ke perahu. Saat itu Sahrullah sempat mendayung perahu ke pinggir, namun belum sempat sampai di tepi sungai datang ombak yang membuat perahu Klotok itu tenggelam.

Seluruh korban yang tercebur di sungai berusaha menyelematkan diri dengan berenang ke tepi. Namun setibanya di tepi sungai, ternyata hanya ada 7 orang yang selamat. Sedangkan dua orang lagi tidak diketahui hanyut ke mana.

Saat ini Tim Rescue Unit Siaga SAR Samarinda sudha bergerak mempersiapkan Alut SAR dan Peralatan SAR yang dibutuhkan guna melaksanakan pencarian terhadap korban. #

Wartawan: Charle

Comments are closed.