BERITAKALTIM.CO- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan membenarkan bahwa Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan menemukan kru awak kapal yang terkonfirmasi positif covid-19. Kru awak kapal tersebut tidak termasuk dalam data terkonfirmasi positif covid-19 di kota Balikpapan melainkan Data Pelaku Perjalanan Luar Negeri.
Pemeriksaan awak kru kapal merupakan tugas dan domainnya KK bersama, KSOP dan Lanal Balikpapan. “Sudah ada prosedur dari KKP bahwa setiap kapal yang masuk harus melalui skrining kesehatan di atas kapal, bukan turun ke darat,” ujar Kepala Dinkes Balikpapan, Andi Sri Juliarty kepada media, Sabtu (5/2/2022).
Dio panggilan akrab Andi Sri Juliarty menjelaskan, Petugas KKP yang melakukan skrining diatas kapal tengah laut, mengambil swab, kemudian melakukan pengecekkan ke laboratorium.
“Skrining jadi prosedur tetap, memang semuanya harus begitu, ketemunya disini dan rata-rata tidak bergejala,” jelasnya.
Dio memapaparkan jika itu domain pelabuhan dan udara maka pengawasan akan dilakukan oleh KKP. Ketika mereka berada di luar dari bandara dan pelabuhan maka tanggung jawab Dinkes Kota Balikpapan.
“Dinkes Balikpapan akan terus bersinergi dengan KKP, ” ucapnya.
Dio menyampaikan, bahwa data kru awak kapal yang terkonfirmasi positif tidak termasuk dalam data kota Balikpapan, karena itu masuk data pelaku perjalanan luar negeri dengan kode PPLN.
“Makanya saya tidak melaporkan, karena itu masuk dalam data pelaku perjalanan luar negeri bukan masuk data Kota Balikpapan,” katanya.
Penambahan kasus covid-19 di kota Balikpapan didominasi oleh pelaku perjalanan dari luar kota. Mereka terinfeksi virus covid dari perjalanan dibawah pulang ke rumah berakibat terjadinya kontak dengan keluarga sehingga terjadi cluster keluarga.
“Walaupun memang sebelum naik pesawat atau kapal ada tes antigen, tetapi itu tidak berarti 100 persen negatif, bisa jadi masih kondisi awal terpapar belum terdeteksi oleh alat antigen dia negatif, kemudian naik pesawat sampai ke sini masa inkubasinya berkembang. Atau tertular setelah melakukan tes antigen tertular diperjalanan,” tutupnya. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.