BeritaKaltim.Co

LNC Sponsor Utama Program Kampung Sedekah Kelurahan Karang Rejo

BERITAKALTIM.CO- Kampung Sedekah yang telah di launching di halaman Kelurahan Karang Rejo Balikpapan Tengah merupakan konsep sedekah pertama di Kota Balikpapan.

Ada 68 dari total 88 RT kawasan Kelurahan Karang Rejo yang sudah memulai Kampung Sedekah dengan cara menyiapkan halte sedekah di sekitar lingkungannya. Nantinya, halte sedekah akan menjadi persinggahan warga baik yang bersedekah hingga yang mengambil bantuan sedekah tersebut.

Caranya mudah, warga yang hendak bersedekah tinggal membawa dan menaruh kebutuhan sehari-hari menggunakan kantong plastik. Kebutuhan tersebut seperti sayur mayur, sembako, pakaian bekas dan lain sebagainya. Mencantolkannya ke salah satu sudut halte sedekah hingga nanti datang warga mengambil sesuai kebutuhannya.

Lurah Karang Rejo, Lukman Hakim menyebut, setidaknya ada dua lembaga yang terlibat membantu terealisasinya program Kelurahan Karang Rejo.

“Disponsori sebagian besar LNC (Laode Nasir Center) dan dua titik halte sedekah dari Pertamina Balikpapan,” kata Lukman, Jumat (12/8/2022).

Di tempat yang sama, pendiri Laode Nasir Center (LNC) yakni Laode Nasir mengatakan, program Kampung Sedekah adalah salah satu program LNC untuk membantu warga agar mendapatkan bantuan. Sementara ini masih di mulai di Kelurahan Karang Rejo dan berharap akan menyebar ke Kelurahan lain di Kota Balikpapan.

“Saya berharap dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bisa bekerjasama. Sehingga bukan hanya di Karang Rejo, insya Allah akan menyebar,” katanya.

Laode mengungkapkan, setelah menyelesaikan Kampung Sedekah di Kelurahan Seputar Balikpapan Tengah. Maka akan dilanjutkan di Kecamatan Balikpapan Selatan.

“Dari Karang Rejo bisa jadi ke Sumber Rejo, Karang Jati dan menyebar ke Balikpapan. Insya Allah ke Balikpapan Selatan,” tuturnya.

Istri Laode, Iim Rahman yang juga sebagai pendiri LNC menambahkan, Kampung Sedekah adalah percontohan yang diharapkan dapat menyebar ke seluruh Kota Balikpapan. Selain Kampung Sedekah, LNC juga punya program lain seperti Tebar Daging Qurban dan Komunitas Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Kalau di UKM lain itu perijinan pelatihan, celah kami di modal. Kami sudah memodali sekitar 300 UKM di Karang Rejo dan sekitarnya,” ujarnya.

“Teknisnya adalah kita pinjamin modal satu juta pelaku usaha itu. Lalu mereka menabung setiap hari 5 ribu. Setiap bulan seratus ribunya kembaliin setiap bulan. Cuma kita tetap tekankan infak sedekah dari kelebihan menabung,” tandas Iim Rahman. #

Comments are closed.