BERITAKALTIM.CO- Sekretaris Daerah sekaligus sebagai Ketua LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono menginstruksikan seluruh kecamatan di kabupaten itu harus melaksanakan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an).
Tidak sekedar instruksi, tapi ada juga konsekuensinya. Sebab apabila MTQ di tingkat kecamatan tidak dilaksanakan, maka kecamatan tersebut tak diperbolehkan mengikuti MTQ di tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Kalau tidak bisa melaksanakan (MTQ) kemungkinan mereka tidak boleh ikut MTQ kabupaten,” ujar Sunggono.
Karena harapannya kita bisa membumikan Al-Quran di Kukar,” tegas Sunggono.
Menurut Sunggono, tujuan dari digelarnya MTQ di kecamatan-kecamatan karena pemerintah berusaha membumikan Al-Quran di kabupaten itu. Selama ini, Sunggono menerima informasi, masih ada kecamatan yang tidak menggelar MTQ. Tapi tidak sampai 25 persen kecamatan yang tidak atau belum melaksanakan MTQ.
Sunggono juga acap kali mendengar keluhan dari pengurus LPTQ kecamatan dan para kafilah soal tidak rutinnya MTQ digelar di beberapa kecamatan.
Keluhan ini didengar Sunggono saat sedang mengunjungi sejumlah kecamatan, seperti Tenggarong Seberang dan Tabang. Padahal pada prinsipnya, para tokoh agama serta ustaz dan ustazah di kecamatan sangat menginginkan MTQ dapat diselenggarakan. Namun, mereka merasa tidak adanya dukungan dan koordinasi yang dilaksanakan pemerintah kecamatan.
“Akhirnya nggak dilaksanakan. Faktornya ya pengurus yang tidak terlalu aktif di kecamatan, pemerintah kecamatannya atau karena pengurus LPTQ kecamatannya abai,” ucapnya.
Instruksi itu juga untuk menegaskan agar talenta-talenta di kecamatan bisa terjaring maksimal. Sebagaimana diketahui, Kukar menjadi daerah yang berhasil mempertahankan predikat Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur sebanyak enam kali berturut-turut.
Untuk diketahui, tahun 2023 ini, Kukar kembali membawa pulang piala Juara Umum pada ajang MTQ Provinsi Kaltim yang diselenggarakan di Balikpapan. Lima penghargaan lain diraih Kukar pada MTQ di Penajam Paser Utara (2017), Berau (2018), Paser (2019), Bontang (2021), Samarinda (2022). #
Reporter: Hardin | Editor: Wong | ADV/Diskominfo Kukar