BeritaKaltim.Co

Gerakan Pangan Murah Solusi Mengatasi Inflasi di Nunukan

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berusaha melakukan pengendalian harga-harga barang kebutuhan pokok masyarakat dengan berbagai usaha. Kegiatan menjaga stabilitas harga ini terkait dengan pengendalian inflasi di daerah yang berbatasan dengan Malaysia tersebut.

Khususnya selama bulan Ramadan, menurut Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, pihaknya terus melakukan pantauan harga-harga di pasar-pasar.

Langkah ini merupakan komitmen pemerintah seperti disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri yang diwakili Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir.

“Pengendalian inflasi daerah khususnya di Ramadan, Pemkab Nunukan terus memantau perkembangan harga pasar dan ketersediaan barang. Selain itu pemerintah juga memiliki program pasar murah,” ucap Hj. Asmin Laura Hafid, baru-baru ini.

Ditegaskan, selama proses pengendalian inflasi daerah, Pemkab Nunukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan pantauan perkembangan di lapangan. Selain itu, melaksanakan pasar murah dan gerakan pangan murah.

“Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, pemerintah khususnya OPD terkait terus memantau perkembangan harga pasar. Mudah-mudahan tetap stabil dan terjangkau. Selain itu pemerintah juga melaksanakan program pasar murah dan gerakan pangan murah untuk membantu masyarakat mendapatkan harga yang relatif wajar,” jelasnya.

Sementara, Irjen Kemendagri, Tomsi Tohir menegaskan rakor yang dilaksanakan terdapat beberapa daerah yang mengalami kenaikan harga komoditas pangan. seperti beras, cabai merah, telur dan minyak goreng. Karena itu, pihaknya menegaskan diperlukan penanganan serius dari pihak terkait terhadap komoditas pangan yang mengalami kenaikan.

“Dari rakor ini ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti bersama yakni, kepala daerah supaya melakukan rapat lanjutan dengan bulog di daerah masing-masing untuk membahas tentang satu verifikasi data, penyaluran beras SPHP dan Jagung, diharapkan dalam penyaluran beras dan jagung tersebut harus memperhatikan kenyamanan masyarakat,” pesannya.

Selanjutnya, ia berpesan realisasi anggaran daerah serta seluruh kepala daerah agar dapat memeriksa kembali petugasnya menyediakan laporan setiap pekan. Dengan begitu, perkembangan kenaikan harga kebutuhan pangan di lapangan terpantau.

“Agar kami dapat menerima data hasil rakor tindak lanjutnya kegiatan ini pada laporan mingguan,” jelasnya. #

Reporter: Jon | Editor: Wong

Leave A Reply

Your email address will not be published.