BERITAKALTIM CO – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Yudhistira Yudha Permana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, ke kantornya yang berada di jalan Juanda Samarinda, Jumat (25/4/2025).
Kunjungan ini juga didampingi langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dalam rangka meninjau langsung pelayanan publik di sektor keimigrasian.
“Kami merasa tersanjung dan berterima kasih atas atensi dari pusat dan provinsi. Kunjungan ini sangat berarti, karena secara langsung menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang keimigrasian,” ungkap Yudha.
Dalam kunjungan tersebut, Yudha mengakui bahwa pelayanan imigrasi berjalan lancar dan baik. Namun, juga tak menampik adanya beberapa catatan penting, terutama terkait kondisi fasilitas fisik kantor yang sudah tidak memadai.
“Kantor kami sudah berdiri selama 31 tahun di lokasi ini. Meski strategis karena berada di tengah kota, namun ruang pelayanan yang tersedia kini terasa sempit seiring meningkatnya jumlah pemohon layanan,” jelas Yudha.
Salah satu persoalan serius yang diangkat adalah kerawanan terhadap banjir, mengingat lokasi kantor berada di kawasan yang kerap tergenang air saat hujan deras.
Selain itu, kapasitas parkir yang hanya mampu menampung 15 kendaraan roda empat juga dinilai sudah tidak layak lagi jika dibandingkan dengan volume kunjungan masyarakat setiap harinya.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua DPR RI mengusulkan relokasi kantor imigrasi ke lokasi yang lebih representatif dan layak.
Usulan ini langsung mendapat respons positif dari Gubernur Kaltim, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung proses pencarian dan penyediaan lahan baru.
“Alhamdulillah tadi juga diamini oleh Pak Gubernur untuk segera dikomunikasikan dengan pihak terkait. Harapannya ke depan, Kantor Imigrasi Samarinda bisa memiliki gedung baru yang lebih modern dan layak, demi pelayanan publik yang optimal,” ujar Yudha.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda melayani berbagai kebutuhan keimigrasian, baik untuk warga negara Indonesia maupun orang asing. Beberapa pelayanan utama meliputi:
-Pemeriksaan keimigrasian pada kapal yang masuk melalui pelabuhan (karena status kantor ini adalah Tempat Pemeriksaan Imigrasi Laut).
=Pengawasan orang asing di wilayah kerja yang mencakup Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.
Yudha menjelaskan, kuota harian permohonan paspor di kantornya mencapai 140 permohonan, dengan rata-rata realisasi harian berkisar 90–100 permohonan.
Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat dan pentingnya keberadaan fasilitas pelayanan yang memadai.
Selain ruang pelayanan dan parkir, kenyamanan pengunjung juga menjadi perhatian. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keimigrasian, kantor yang sempit dinilai sudah tidak sebanding lagi.
“Catatan khusus yang disampaikan oleh Pak Wakil Ketua adalah kondisi tempat yang tidak memadai lagi. Kantor ini sudah tidak mampu menampung volume pelayanan yang dibutuhkan saat ini,” tegas Yudha.
Dengan adanya sinergi antara pusat dan daerah, Yudha berharap realisasi relokasi dan pembangunan gedung baru bisa segera terealisasi.
“Ini demi pelayanan yang lebih baik, cepat, nyaman, dan manusiawi bagi masyarakat,” papar Yudha.#
Reporter : Yani | Editor : Hoesin KH
Comments are closed.