BERITAKALTIM.CO – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Pelita Nusantara siap memberangkatkan puluhan mahasiswanya untuk melaksanakan KKN di wilayah Kalimantan Timur.
Keberangkatan ini merupakan wujud nyata komitmen UGM dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui pengabdian masyarakat, dengan fokus pada optimalisasi desa wisata dan kemandirian pangan di wilayah sekitarnya.
Tim KKN PPM UGM Pelita Nusantara akan mengimplementasikan program-program yang relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur, khususnya di tengah percepatan pembangunan IKN. Program-program ini mencakup pengembangan potensi ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pelestarian lingkungan, serta penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat, dengan penekanan utama pada penciptaan desa siap wisata dan penguatan kemandirian pangan.
Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM UGM Pelita Nusantara, dalam rilis yang disampaikan via email ke redaksi Beritakaltim menyampaikan, sebagai kota baru, IKN berpotensi memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Namun, ini memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat Indonesia. Masyarakat setempat sangat mungkin hanya menjadi penonton di rumah sendiri jika tidak ada upaya untuk melibatkan mereka secara produktif, termasuk dalam sektor pariwisata dan penyediaan pangan lokal.
“Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang tidak hanya mengenalkan, tetapi juga memberikan inspirasi bagi warga desa untuk berpartisipasi secara produktif dalam pergaulan global yang dibangun melalui digitalisasi di berbagai bidang, termasuk dalam pengembangan desa wisata dan peningkatan kapasitas produksi pangan mereka,” tambah Dr. Erlis.
Para mahasiswa akan ditempatkan di desa Sukaraja dan Wonosari Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur selama 50 hari, bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui pendekatan partisipatif, diharapkan program KKN ini dapat menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Dr. Erlis juga menegaskan, “KKN PPM UGM yang fokus pada pembangunan kemandirian desa, merupakan upaya kecil untuk memperkenalkan dan menanamkan dasar-dasar kemandirian desa dalam konteks transformasi menuju masyarakat lokal yang krusial dilakukan sebelum menjadi ibu kota salah satu negara besar di dunia. Penting untuk memperkenalkan dan meningkatkan ekonomi, pariwisata, sumber daya manusia, pengelolaan lingkungan, hingga digitalisasi birokrasi, yang pada akhirnya akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa yang mandiri dan berdaulat.
“Kehadiran Tim KKN PPM UGM Pelita Nusantara diharapkan dapat menjadi jembatan antara potensi akademik UGM dengan kebutuhan riil di lapangan, serta mempercepat tercapainya tujuan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. #
Editor: Wong
Comments are closed.