BERITAKALTIM.CO – Persebaya menutup Super League musim ini menang telak 5-0 atas tamunya Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu.
Dua dari kelima gol Persebaya diciptakan oleh Bruno Moreira, sedangkan tiga lainnya disarangkan Malik Risaldi, Gustavo Fernandes dan Bruno Paraiba.
Persebaya membangun serangan dari bawah untuk membongkar pertahanan Persik.
Mereka menekan sejak awal laga dan beberapa kali menciptakan peluang.
Peluang pertama Persebaya hadir pada menit kesembilan melalui sepakan jarak jauh Toni Firmansyah, yang dimentahkan kiper Persik Husna Al Malik.
Persebaya membuka keran golnya pada menit ke-13 lewat sontekan Malik Risaldi yang memanfaatkan umpan Bruno Moreira di sisi kanan pertahanan Persik.
Persik berusaha membalas, tapi pertahanan Persebaya terlalu solid sehingga tekanan tim tamu tak berdampak.
Persebaya menggandakan keunggulan pada menit ke-44 melalui gol Bruno Moreira yang melepaskan sepakan ke pojok kiri atas gawang Persik setelah menerima umpan dari Raickovic.
Pada babak kedua, Persebaya langsung menekan. Pada menit ke-49, Rivera mendapat peluang emas saat berhadapan dengan kiper Persik, tetapi gagal berbuah gol.
Persik balas mengancam pada menit ke-53 melalui sundulan Yandi Sofyan. Namun, ditepis kiper Persebaya Ernando Ari.
Persebaya menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-64 dari situasi sepak pojok. Umpan Gali Freitas disambut sundulan Gustavo Fernandes yang masuk ke gawang Persik.
Tuan rumah kembali menekan pada menit ke-70 melalui sepakan jarak jauh Toni Firmansyah, tetapi melambung tipis di atas mistar gawang Husna Al Malik.
Persebaya mencetak gol keempat pada menit ke-80 melalui Bruno Paraiba, setelah memanfaatkan posisi kiper Persik yang meninggalkan gawangnya untuk menjebol gawang tim tamu di sisi kiri.
Bruno Moreira melengkapi pesta gol Persebaya pada menit ke-88 setelah kapten Bajol Ijo itu melakukan umpan satu-dua dengan Rivera sebelum mengecoh penjaga gawang lawan Persik.
Persebaya menutup musim di posisi keempat klasemen Super Leguer dengan 58 poin dari 34 pertandingan.
Bajul Ijo mencatatkan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan dengan produktivitas 61 gol.
Persik mengakhiri musim di peringkat ke-12 dengan 39 poin hasil dari 11 kemenangan, enam seri, dan 17 kekalahan. Mereka mencetak 42 gol dan kebobolan 61 kali.
Persib keluar sebagai juara setelah finis di posisi pertama dengan 79 poin, sama dengan Borneo FC tapi unggul head to heada. Persija melengkapi tiga besar dengan 71 poin.
Tiga tim yang terdegradasi adalah Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak.
Susunan pemain:
Persebaya: Ernando Ari Sutaryadi (GK), Arief Catur Pamungkas (Koko Ari Araya 38′), Risto Mitrevski, Francisco Israel Rivera Davalos (C), Bruno Moreira Soares, Mihailo Perovic (Gali Freitas 45′), Jefferson Junio Antonio Da Silva, Gustavo Fernandes Henrique Querino, Toni Firmansyah, Malik Risaldi (Bruno Paraiba 79′), Milos Raickovic (Ichas Baihaqi 79′).
Pelatih: Bernardo Tavares Fernando Jose
Persik: Husna Al Malik Riwani Saputra (GK), Hamdi Garcia Lugea, Jon Miguel Toral Resurreccion (Supriadi 68′), Ernesto Gomez Munoz (Faris Aditama 84′), Telmo Ferreira Castanheira (Syahrian Abimanyu 79′), Al Hamra Hehanussa (C), I Gusti Made Rendy Sanjaya Putra (Meneses 68′), Vava Mario Yagalo (Novi Setiawan 45′), Adrian Nicolas Luna Retamar, Muhammad Firli, Rodrigo da Silva Dias (Yandi Sofyan 27′).
Pelatih: Marcos Reina Torres
ANTARA | WONG
Comments are closed.