BERITAKALTIM.CO-Upaya memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Timur (Kaltim) terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) resmi menjalin kerja sama dengan PT Energi Batu Hitam, dalam pembangunan infrastruktur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Melak–Kotabangun.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjam pakai lahan di Balikpapan, sebagai langkah strategis untuk memastikan pembangunan jaringan transmisi berjalan lancar, aman, dan tetap memperhatikan aspek operasional di sekitar wilayah tambang.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan berbagai pihakn, agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Proyek SUTT 150 kV Melak–Kotabangun sendiri menjadi salah satu proyek strategis PLN di Kalimantan Timur dengan total pembangunan 488 tower. Dari jumlah tersebut, 16 titik tower berada di area yang bersinggungan dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Energi Batu Hitam di Kabupaten Kutai Barat.
Kerja sama ini menjadi solusi untuk memastikan proses pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas usaha yang sudah berlangsung, sekaligus menjaga kesinambungan proyek ketenagalistrikan nasional.
Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan bahwa PKS tersebut memberikan kepastian hukum dan administrasi dalam pelaksanaan pekerjaan di area yang terdampak.
“Perjanjian ini mendukung pelaksanaan pekerjaan agar lebih tertib dan terkoordinasi. PLN juga memastikan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan K3LH,” katanya.
Dari pihak mitra, Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam, Herlambang, menyambut baik sinergi tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung pembangunan infrastruktur energi di daerah.
“Kami mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan daerah. Harapannya kerja sama ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan wilayah,” ujarnya.
Pembangunan SUTT 150 kV Melak–Kotabangun diharapkan menjadi penguat sistem kelistrikan Kalimantan Timur, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin berkembang, khususnya di sektor industri dan pertambangan.
Melalui kolaborasi ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan energi masyarakat di masa mendatang.
ANTARA | WONG
Comments are closed.