
TANJUNG REDEB, BERITAKALTIM.com- Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Berau berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dampak lingkungan akibat operasional pelaku usaha, baik di bidang perkebunan maupun pertambangan.
Hal itu disampaikan Kepala BLH Kabupaten Berau, Ir H Zukiflie Kamis (3/3/2016), saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya. “Kami sudah komitmen memperketat pengawasan terhadap beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan maupun perkebunan. Pengawasan itu, untuk menjamin dan mengantisipasi pengelolaan usaha yang ramah lingkungan,” terang dia.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan pihak perusahaan secara periodik. Yakni, setiap tiga bulan sekali, BLH akan melakukan pengawasan sebagai bagian dari evaluasi dari perizinan lingkungan yang telah diterbitkan.
“Saat ini memang ada beberapa perusahaan yang memegang izin lingkungan. Supaya perusahaan terkawal dalam pengelolaan lingkungannya, maka kami selalu melakukan pengawasan secara rutin terhadap aktivitas perusahaan tersebut,” ujarnyja.
Dijelaskannya, pengawasan dilakukan mulai dari dokumen administrasi hingga pemantauan langsung ke lapangan. Imbuhnya.
Menurut Zulkiflie, beberapa dokumen yang dievaluasi antara lain dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-AMDAL).
“Evaluasi dan pengawasan ini bertujuan untuk menciptakan pengelolaan lingkungan yang berwawasan ramah lingkungan, serta bisa menghasilkan kepatuhan dan kesadaran bagi pelaku usaha,” urainya.
Selain melakukan pengawasan di dunia usaha pertambangan dan perkebunan, sambung mantan Sekretaris Dishut Berau ini pihaknya juga tetap melakukan pengawasan di tingkat usaha menengah ke bawah.
Oleh sebab itu pihaknya juga meminta kesadaran masing – masing perusahaan yang beroprasi di Bumi Batiwakkal ini, tetap komitmen untuk menjaga lingkungan masing – masing, agar tidak terjadi pencemaran.
“ Mari kita sama – sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, agar tak terjadi pencemaran lingkungan,” tutupnya . #hel
Comments are closed.