Banyuwangi: Sejumlah komunitas pemerhati burung membuat aplikasi untuk memperkenalkan spesies-spesies burung di Taman Nasional Baluran melalui perangkat android. Aplikasi bernama: A Field Guide to the Birds of Baluran National Park ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Aplikasi digital itu diciptakan bareng Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Baluran, Seriwang Malang, Bionic Universitas Negeri Yogyakarta, dan Kelompok Biologi Pecinta Alam Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Ada 150 foto beserta deskripsi spesies burung di Taman Nasional Baluran yang disajikan yang dilengkapi pula dengan status populasi di habitat alami, serta peta distribusinya.
Kordinator tim pencipta aplikasi, Swiss Winnasis, mengatakan bahwa data burung-burung tersebut diambil dari buku Birds of Baluran National Park yang ditulis sendiri oleh Swiss dan kawan-kawan pada 2013. “Aplikasi seperti ini belum pernah ada di Indonesia,” kata Swiss, yang juga PEH Baluran ini kepada Tempo, Kamis 5 Maret 2015.
Menurutnya, 150 jenis burung yang dimuat dalam aplikasi itu hasil pendataan terakhir di lapangan pada 2012. Sementara hingga 2014, jumlah burung yang berhasil diidentifikasi sebanyak 234 jenis.
Menurut Swiss, belum seluruh foto dimasukkan, karena beberapa jenis burung cukup langka. Beberapa spesies burung yang tercantum dalam aplikasi yaitu artic wabler, banded broadbill, cattle egret, eurasian stone chat, fulvous breasted dan sebagainya.
Selain memperkenalkan keragaman burung, kata Swiss, aplikasi tersebut diharapkan bisa mengurangi membantu menekan perburuan yang masih terjadi di Taman Nasional Baluran. Pada 2013 lalu, kata dia, Balai Taman Nasional Baluran menangkap tiga pemburu dan mengungkap dua kasus pada tahun lalu.
Swiss menghubungkan tingginya perburuan dengan makin maraknya perlombaan burung berkicau di masyarakat. “Apalagi jenis burung yang diikutkan dalam lomba semakin beragam,” kata alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada ini.
Sumber: tempo.co
Trending
- Rudy Mas’ud: Hak Angket Silakan Jalan Sesuai Mekanisme DPRD
- Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Temui Massa Aksi
- Ratusan Massa Desak Kajati Kaltim Temui Massa Aksi, APMK Minta Serahkan Dokumen Tuntutan
- Gelombang Protes Pemprov Kaltim Memanas, APMK Demo di Kejati
- Gunung Semeru erupsi disertai awan panas
- Pemancing Tak Sadarkan Diri di Selat Makassar Berhasil Diselamatkan Tim SAR Balikpapan
- Gempa 6,3 magnitudo guncang Jepang, tanpa peringatan tsunami
- Kebakaran Hebat Bikin Panik Warga Graha Indah Balikpapan Utara
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket