BeritaKaltim.Co

Kukar Usul Bandara Loa Kulu

SINKRONISASI: Ketua Pansus pembahas Raperda tentang RTRW Provinsi Kaltim Veridiana Huraq Wang memimpin rapat dengan Pemkab Kukar dan pihak-pihak terkait guna sinkronisasi draf raperda RTRW sebelum disahkan menjadi perda.
SINKRONISASI: Ketua Pansus pembahas Raperda tentang RTRW Provinsi Kaltim Veridiana Huraq Wang memimpin rapat dengan Pemkab Kukar dan pihak-pihak terkait guna sinkronisasi draf raperda RTRW sebelum disahkan menjadi perda.

SAMARINDA. BERITAKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan kepada Pansus pembahas Raperda tentang RTRW agar memasukan Bandara Loa Kulu di dalam batang tubuh Raperda RTRW Kaltim.

Usulan tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara Pansus pembahas Raperda tentang RTRW Provinsi Kaltim dengan Pemkab Kukar, DPRD Kukar, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Kukar serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Selasa (6/10/2015) di Kantor DPRD Provinsi Kaltim.

Hadir dalam hearing tersebut Ketua Pansus Veridiana Wang, Wakil Ketua Pansus Syafruddin dan sejumlah anggota pansus, di antaranya Irwan Faisyal, Muhammad Samsun, Baharuddin Demmu, dan Herwan Susanto. Serta perwakilan Dishub Provinsi Kaltim.

“Kami sepakat untuk memasukan Bandara Loa Kulu di dalam batang tubuh, walaupun sebelumnya ada kendala terkait larangan dari Kementerian Perhubungan. Namun kami di pansus tetap berjuang semaksimal mungkin agar bandara tersebut dapat masuk di dalam batang tubuh,” ucap Veridiana.

Kepala BPMPD Kukar Bambang Arwanto, menyampaikan pentingnya usulan Bandara Loa Kulu dimasukan dalam batang tubuh Raperda RTRW Kaltim, tidak hanya di dalam lampiran agar Amdal sebagai salah satu syarat pengurusan perizinan dapat diproses lebih lanjut.

“Sejauh ini pembangunan bandara terkendala penyelesaian amdal oleh Badan Lingkungan Hidup. Hal itu dikarenakan RTRW Kaltim belum ditetapkan dan Bandara Loa Kulu tidak masuk dalam batang tubuh RTRW Kaltim,” katanya.

Sekadar diketahui, saat ini pansus sedang intens melaksanakan rapat guna sinkronisasi bersama kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Sebelum rapat dengan Pemkab Kukar, Pansus juga mengundang Pemkot Samarinda namun tidak hadir. #adv/lin/dhi/oke

Comments are closed.