BeritaKaltim.Co

Taati Jam Operasional Truk

2irwan faisyalSAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Anggota DPRD Kalimantan Timur Irwan Faisyal mengatakan, pemberlakukan jam operasional truk dan kendaraan besar sebagaimana diatur peraturan daerah (Perda) masih kurang maksimal dalam pelaksanaan, bahkan terkesan mandul.

Truk pengangkut dengan muatan besar sering menjadi keluhan masyarakat, terutama saat siang hari yang merupakan jam padat untuk beraktivitas. Truk besar yang melintas di jalan pusat kota hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh pihak.

”Pengawasan dari pemerintah daerah masih kurang maksimal. Buktinya, masih banyak kendaraan besar yang melintas pada jam yang dilarang,” ucapnya.

Selanjutnya politikus Partai Golkar tersebut menganggap selain menyalahi aturan, kondisi ini juga sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan yang lain. Ia mencontohkan di Balikpapan khusunya di daerah Muara Rapak merupakan lokasi yang sangat rentan dengan kecelakaan, dan tak jarang mengakibatkan korban meninggal dunia.

”Balikpapan memiliki Perwali Nomor 33 tahun 2009, sedangkan di Samarinda ada Perwali No 4 tahun 2002 yang mengatur tentang pemberlakuan jam operasional khusus kendaraan berat. Namun minimnya pengawasan membuat peraturan tersebut kurang efektif, sehingga masih ada celah bagi pengemudi kendaraan berat untuk dapat melintas di luar jam operasional,” katanya.

Dengan adanya perwali tentang pemberlakuan jam operasional khusus kendaraan berat, anggota Komisi III DPRD Kaltim berharap agar ada tindakan tegas untuk pelanggar.

”Perwali dibuat untuk dijalankan dan ditaati. Jika melanggar maka harus ada tindakan tegas. Ini harus menjadi perhatian bersama agar semua peraturan yang dibuat bisa maksimal dalam penerapannya,” ucapnya. #adv/yud/oke

Comments are closed.