BERITAKALTIM.CO – Pemerintah Kota Samarinda berupaya meningkatkan daya tarik dan kesejahteraan masyarakatnya dengan mengembangkan minuman khas dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini diungkapkan oleh Assisten II Kota Samarinda, Syam Saimun, dalam acara peluncuran minuman khas Samarinda di Hotel Mesra, Sabtu (17/2/2024).
Menurutnya, minuman khas Samarinda adalah hasil inovasi dari berbagai bahan lokal yang memiliki cita rasa khas dan menyehatkan. Salah satu minuman khas yang diperkenalkan adalah cendol dan cincau, yang berbeda dari daerah lain karena tidak menggunakan santan, melainkan susu1.
“Minuman khas Samarinda ini akan kita branding atau patenkan sebagai minuman khas dari kota Samarinda, yang mungkin bisa menjadi alternatif pengganti wedang jahe yang selama ini kita suguhkan untuk menerima tamu-tamu kita di balai kota,” ujar Syam Saimun
Syam menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan UMKM Samarinda, yang mendapat perhatian khusus dari pihaknya. Ada berbagai program yang dilakukan, seperti kredit Bertuah, Pro Berbahaya, dan Beban, yang bertujuan untuk memberikan bantuan modal, bimbingan, dan fasilitas usaha bagi pelaku UMKM.
“Kita harapkan dengan program-program ini, UMKM Samarinda bisa naik kelas, dari usaha mikro menjadi usaha menengah, dari usaha menengah menjadi usaha besar, sehingga lebih mapan dan berkembang,” katanya
Ia juga mengatakan, pengembangan minuman khas dan UMKM Samarinda ini juga berkaitan dengan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, yang akan diadakan pada bulan Juni atau Juli mendatang.
Ia berharap, dengan adanya minuman khas dan UMKM Samarinda, produk-produk unggulan kota ini bisa lebih dikenal oleh dunia luar, baik wisatawan lokal, regional, maupun internasional.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Samarinda tidak hanya kota industri, tetapi juga kota kreatif, yang memiliki minuman khas dan UMKM yang beragam dan berkualitas,” tuturnya
Pemenang lomba minuman khas Samarinda ini mendapatkan hadiah berupa uang tunai, sertifikat, dan trofi, serta hak cipta atas minuman khas yang mereka buat, yang akan diserahkan kepada pemerintah kota Samarinda.
Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk memasarkan produk mereka di hotel-hotel, restoran, dan tempat-tempat wisata di Samarinda, sebagai bagian dari promosi dan pemasaran UMKM.
“Kami ucapkan selamat kepada para pemenang, dan terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam lomba ini. Kami berharap, minuman khas dan UMKM Samarinda ini bisa menjadi salah satu ikon dan kebanggaan kota kita,” pungkasnya. #
Reporter: Sandi | Editor: Wong