BERITAKALTIM.CO – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendukung upaya pengembangan jamu sebagai produk kesehatan serta promosi produk jamu ke pasar global
“Jamu bukan sekadar warisan tradisi, tapi produk ekonomi kreatif yang punya potensi besar di pasar dunia,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat menerima perwakilan Dewan Jamu Indonesia (DJI) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu (20/5).
“Lewat dukungan ekosistem digital, riset, dan ilmu pengetahuan, kita harus ubah kekayaan budaya ini menjadi produk modern yang diminati global,” katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Jumat.
Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung penguatan merek, pemanfaatan hak kekayaan intelektual, dan perluasan akses pasar melalui berbagai platform digital dalam upaya pengembangan produk jamu.
Selain itu, Kementerian Ekonomi Kreatif akan membantu promosi produk jamu ke pasar internasional.
“Kreativitas budaya kita sudah luar biasa sejak dulu, namun tantangan terbesarnya adalah komersialisasi dan monetize,” kata Menteri Ekonomi Kreatif.
“Melalui ekosistem digital, kita bantu branding dan kurasi produk yang unik agar siap menangkap peluang global tanpa harus panik dalam memenuhi kapasitas produksinya,” katanya.
DJI menghimpun pelaku usaha, peracik jamu, akademisi, peneliti, komunitas, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam upaya pengembangan dan pelestarian jamu sebagai warisan budaya sekaligus produk kesehatan Indonesia.
Perwakilan DJI bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif untuk membahas kolaborasi berkenaan dengan penyelenggaraan The 2nd Jamu International Conference & Expo (JICE), yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Konferensi dan pameran itu dirancang sebagai platform terpadu berskala internasional yang menggabungkan konferensi ilmiah, pameran industri, dan promosi budaya.
“Berangkat dari kesuksesan gelaran JICE yang pertama, kami berkomitmen untuk terus merajut seluruh pemangku kepentingan guna mengembangkan, melestarikan, dan menduniakan jamu,” kata Ketua Umum DJI Daniel Tjen.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan luar biasa dari Kementerian Ekraf yang bersedia berjalan beriringan bersama kami untuk menyukseskan agenda besar ini,” katanya.
ANTARA | WONG
Comments are closed.