BeritaKaltim.Co

FIFA Tetap Akui KLB PSSI di Surabaya

FIFA dan AFC tetap mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya, Jawa Timur
FIFA dan AFC tetap mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya, Jawa Timur

BERITAKALTIM.COM – Jakarta – FIFA dan AFC tetap mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya, Jawa Timur, usai berkunjung ke kantor induk organisasi sepakbola tanah air itu di Jakarta, Senin (2/11/2015). FIFA juga berencana menyatakan hal tersebut kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam pertemuan yang juga digelar hari ini.

Perseteruan antara PSSI dan Kemenpora memasuki babak baru, kali ini PSSI dibawah pimpinan La Nyalla yang statusnya telah dibekukan Kemenpora berada sedikit diatas angin. Pasalnya FIFA secara resmi mengakui hasil Kongres Luar Biasa PSSI 18 April 2015 yang lalu dimana secara otomatis FIFA juga mengakui kepengurusan PSSI baru dibawah kepemimpinan La Nyalla Mataliti.

Diakuinya kepengurusan PSSI dibawah komando La Nyalla Mataliti ini oleh induk sepakbola tertinggi didunia ini bukan isapan jempol belaka. Pasalnya dilaman resmi FIFA sudah tercantum nama La Nyalla Mataliti sebagai ketua umum PSSI yang baru menggantikan Djohar Arifin. Selain nama La Nyalla, dilaman resmi FIFA inipun terdapat nama sekjen PSSI yang dijabat oleh Djoko Driyono dan juga pelatih Tim Nasional yang masih tercantum nama Benny Dollo.

Sebelumnya PSSI dibawah kepengurusan baru inipun telah mendapatkan pengakuan dan ucapan selamat dari Federasi sepakbola Asia atau AFC. Pengakuan dan ucapan selamat inipun disampaikan langsung oleh Presiden AFC, Salman Bin Ebrahim Al Khalifa beberapa waktu yang lalu.

Dengan keluarnya pengakuan pengurusan PSSI oleh Federasi tertinggi sepakbola dunia ini (FIFA) menarik untuk ditunggu reaksi dari Kemenpora menaggapi sikap FIFA tersebut, apakah Kemenpora tetap pada pendiriannya untuk tetap membekukan dan tidak mengakui kepengurusan PSSI dibawah pimpinan La Nyalla Mataliti atau justru sebaliknya Kemenpora akan melunak dan mencabut keputusannya membekukan kengurusan PSSI saat ini.

Di akhir pertemuan tampak keakraban di antara kedua belah pihak. PSSI, AFC, dan FIFA menyempatkan diri berfoto bersama di lobi kantor PSSI. Para pengurus PSSI juga mengantar perwakilan FIFA dan AFC sampai mereka naik mobil yang mengantar ke Istana Negara.

Ketua Dewan Kehormatan PSSI, Agum Gumelar, ikut dalam pertemuan PSSI dengan perwakilan AFC dan FIFA di Kantor PSSI. Agum mengungkapkan, FIFA berencana bakal menjelaskan kepada Presiden Jokowi bahwa pemerintah mesti menghormati Statuta FIFA.

“FIFA tetap mengakui hasil KLB PSSI di Surabaya pada 18 April 2015. FIFA akan jelaskan itu ke presiden bahwa pemerintah harus berpegangan pada statuta. PSSI sudah melaporkan hal itu,” terang Agum kepada wartawan seusai pertemuan di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Comments are closed.