BERITAKALTIM.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur tahun 2024.
Dalam acara yang berlangsung pada Kamis malam 6 Februari 2025 di hotel Mercure Samarinda, KPU Kaltim secara resmi mengumumkan pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk periode 2025-2030. Penetapan ini mengakhiri serangkaian proses panjang dan alot Pilkada yang sempat dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh paslon 01 Isran noor – Hadi mulyadi.
Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran tahapan Pilkada yang telah dilaksanakan.
“Alhamdulillah, Pilkada serentak di Kalimantan Timur dari awal hingga akhir berjalan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti. Semua ini berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, Kepolisian,TNI, dan tentu saja masyarakat yang berpartisipasi dengan penuh tanggung jawab,” ujar Fahmi Idris.
Fahmi juga menyoroti angka partisipasi pemilih yang meskipun belum mencapai angka nasional, yaitu 77,5%, tetap menunjukkan kemajuan dengan tingkat partisipasi yang berada di kisaran 68%. Angka ini dianggap baik mengingat tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan Pilkada 2024.
Fahmi Idris menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya pemilihan ini, termasuk KPU Kabupaten/Kota se-Kaltim, petugas PPK, PPS, hingga KPPS yang bekerja tanpa lelah untuk memastikan proses pemilihan berjalan sesuai aturan.
Dalam rapat pleno tersebut, KPU Kaltim menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2, yaitu Rudy Mas’ud dan Seno Aji, sebagai pasangan terpilih.
”Pasangan ini meraih 996.399 suara, atau 55,66% dari total suara sah di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2024. Keputusan ini diumumkan pada pukul 21.33 WITA dan berlaku segera pada hari itu juga” tambahnya..
Keputusan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah melalui berbagai tahapan hukum, termasuk sidang sengketa Pilkada yang diselesaikan di Mahkamah Konstitusi.
“Setelah keputusan MK kemarin malam, kami mendapatkan kepastian hukum mengenai hasil Pilkada 2024. Ini adalah sebuah langkah besar bagi Kaltim ke depan,” ujar Fahmi Idris dengan penuh keyakinan.
Dalam sambutannya setelah penetapan, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh masyarakat Kalimantan Timur.
“Kami tidak hanya berbicara tentang menang atau kalah, tetapi ini adalah amanah dari seluruh masyarakat Kalimantan Timur. Kami bertanggung jawab untuk mengemban amanah ini dengan sepenuh hati, dan tentunya kami akan selalu memohon petunjuk Tuhan yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas kami.” tuturnya.
Rudy Mas’ud juga menegaskan komitmennya untuk bekerja keras bersama Wakil Gubernur Seno Aji demi mewujudkan Kaltim yang lebih baik.
“Hari ini adalah titik awal bagi kami untuk mengabdi dan berkontribusi dalam membangun Kaltim ke arah yang lebih maju, menuju Kalimantan Timur yang gemilang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menekankan pentingnya kerjasama antara semua elemen di Kaltim, baik itu pemerintah daerah, partai politik, maupun masyarakat, untuk bersama-sama membangun provinsi yang kini menjadi bagian dari Ibukota Nusantara (IKN).
“Kita semua harus siap berkolaborasi dan berakselerasi dalam membangun Kaltim. Dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, kami yakin Kaltim bisa menjadi bagian penting dalam pembangunan IKN,” ujar Rudy Mas’ud.
Sebagai bagian dari visi besar untuk mewujudkan Kaltim sebagai daerah maju, Rudy Mas’ud mengajak semua pihak untuk berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
“Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik yang lebih baik. Semua ini harus kita kerjakan bersama-sama untuk mencapai Kaltim yang lebih baik, sejahtera, dan menjadi bagian integral dari Indonesia Emas,” ujar Rudy.
Sebagai tambahan, Rudy Mas’ud mengingatkan bahwa dengan adanya Ibukota Nusantara yang akan segera beroperasi pada 17 Agustus 2028, Kaltim memiliki peran strategis.
“Presiden Joko Widodo telah memberikan mandat kepada kita untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan bagi IKN. Kaltim harus siap untuk berbenah dan mempercepat akselerasi pembangunan. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi demi mewujudkan Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara yang berkembang pesat,” kata Rudy.
Rudy Mas’ud mengakhiri sambutannya dengan mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk bersatu padu, memperkuat semangat gotong royong, dan membangun provinsi ini untuk masa depan yang lebih cerah.
“Mari kita bangun Kaltim dari Kita untuk Kita, dengan semangat yang kuat dan penuh harapan untuk masa depan yang lebih baik. Kami akan terus membutuhkan kritik dan dukungan untuk membuat Kaltim menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. #
Reporter : yani | Editor : Wong
Comments are closed.