BeritaKaltim.Co

Teluk Bayur dan Sekwan DPRD Juara Lomba Ancur Paddas dan Puncak Rasul

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Bubur ancur paddas yang merupakan kuliner khas Urang Banua dan juga puncak rasul yang menjadi makanan khas bagi kesultanan yang ada di Berau. Untuk melestarikan makanan tradisional ini, dalam rangkaian kegiatan memeriahkan hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb, Dinas Kebudayaan ‘ancur paddas dan puncak rasul.

Diikuti sebanyak 70 peserta dari 13 kecamatan di Berau, lomba yang digelar di gedung olahraga Tanjung Redeb pada Selasa (17/9) menjadi ajang yang cukup bergengsi. Pasalnya, tak hanya dinas-dinas saja yang tertarik mengikutinya, perwakilan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari tiap kecamatan juga tak mau ketinggalan mengirim wakilnya untuk mengikuti lomba kuliner tersebut. Tercatat ada 35 peserta lomba ancur paddas dan 35 peserta lomba puncak rasul.

“Ini merupakan salah satu dari rangkaian perayaan hari jadi Berau setiap tahunnya. Mengapa dipilih kuliner ini ? karena bubur ancur paddas dan puncak rasul merupakan makanan khas asli masyarakat Berau yang sudah ada sejak jaman kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur ada. Dan untuk melestarikannya, perlombaan ini digelar dengan harapan nantinya akan semakin banyak penerus khususnya dari generasi muda di Berau yang tertarik untuk mencoba belajar membuat makanan ini,” terang Kepala Disbudpar Berau, Masrani.

Bubur ancur paddas yang merupakan kuliner khas Urang Banua dan juga puncak rasul yang menjadi makanan khas bagi kesultanan yang ada di Berau

Tak hanya itu, untuk ke depannya lomba kuliner ini tak akan digelar dengan cara monoton, dimana makanan yang sudah jadi atau sudah masak hanya tinggal disajikan untuk dinilai oleh para juri.

“Tahun selanjutnya akan kita coba melakukan lomba ini secara live di luar ruangan, yakni dengan mempertunjukkan apa saja bahan yang dipakai untuk membuat ancur paddas maupun puncak rasul, juga untuk proses pembuatannya. Sehingga akan menarik wisatawan yang datang ke Berau, yang disuguhi dengan proses memasaknya. Ini juga akan dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Berau agar semakin bertambah,” tambahnya.

Bupati Berau Muharram yang juga hadir melihat dan mencicipi hasil masakan para peserta mengaku sangat mengapresiasi gelaran Disbudpar tersebut. Menurutnya, ini merupakan salah satu upaya dari Disbudpar Berau sendiri untuk melestarikan sekaligus mempromosikan kekhasan Berau ke wisawatan.

“Selain itu, ini juga bisa menjadi salah satu poin penilaian dari pemerintah provinsi di setiap tahunnya, karena dengan adanya even ini menjadi salah satu potensi bagi Berau untuk bisa mendapatkan panji keberhasilan. Untuk itu saya berharap dari Disbudpar sendiri juga untuk even-even gelaran di hari jadi seperti ini bisa terkoordinir dan terdata dengan baik,” terang Bupati.

Untuk deretan juara kategori dari puncak rasul, juara I diraih oleh tim PKK Kecamatan Teluk Bayur dengan total nilai 262. Juara II Kesbangpol dengan total nilai 249, juara III Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau dengan nilai 245. Di posisi juara harapan I ada Dinas Pendidikan Berau dengan nilai 243, juara harapan II Dinas Pertanian dan Peternakan Berau dengan nilai 238, dan juara harapan III diraih Dinas Perkebunan Berau dengan total nilai 235.

Sedangkan untuk kategori ancur paddas, di posisi juara I yakni tim Sekretariat DPRD Berau dengan total nilai 244. Menyusul di urutan juara II ada DWP Sekda dengan nilai 233, juara III ada Dinas Perumahan dan Permukiman dengan nilai 229. Juara harapan I diraih Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau dengan nilai 228, juara harapan II Kesbangpol dengan nilai 215, dan juara harapan III DWP PDAM dengan nilai 214. #mar/adv

Comments are closed.