SAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Anggota DPRD Kaltim Masykur Sarmian mengingatkan kepada Dinas Pendidikan Kalimantan Timur maupun pihak terkait yang turut andil dalam kesuksesan Ujian Nasional (UN) di Kaltim agar terus memantau dan memastikan segala pelaksanaannya mulai 13 hingga15 April berjalan baik.
“Pelaksanaan Ujian Nasional SMA 13-15 april dan ujian SMP tanggal 4-7 mei diharapkan dapat terlaksana dengan baik, pihak terkait harus terus memantau jalannya ujian agar tidak ada masalah. Fraksi kami bersyukur karena ujian nasional bukan lagi penentu utama kelulusan,” kata Masykur Sarmian.
Lebih lanjut ia mengatakan, Masykur juga bersyukur sebab saat ini pola hasil Ujian Nasional tahun 2014 yang akan digunakan sebagai pertimbangan untuk pemetaan mutu program dan satuan pendidikan dasar serta seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya dan pembinaan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Sedangkan kelulusan siswa ditentukan sepenuhnya oleh pihak sekolah dengan mempertimbangkan hasil semua mata pelajaran dan aspek perilaku siswa. “Saya rasa cara ini baik, dengan begitu walaupun hasil ujian nasional rendah siswa tetap dapat lulus karena ada nilai-nilai lain yang dipertimbangkan,” sebutnya.
Ketua Fraksi PKS ini juga mengingatkan agar jangan sampai terjadi persoalan walaupun saat ini metode pelaksanaan UN berbasis computer. Ketersediaan listrik harus normal, jangan sampai padam pada pelaksanaan.
“Ada 19 sekolah di Kaltim yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer, yaitu enam sekolah di Samarinda, delapan di Balikpapan dan empat di Bontang serta satu di Kutai Kartanegara. PLN harus turut mendukung agar jangan sampai terjadi pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian,” kata Masykur. (adv/lia/dhi/oke)
Teks foto: masykur sarmian
Trending
- Kebakaran Hebat Bikin Panik Warga Graha Indah Balikpapan Utara
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim