Merasa Diabaikan Hak Cuti Haid dan Melahirkan, Elly Mensomasi Perusahaan

oleh -219 views
Nursiah, kuasa hokum Elly Muchoiriyah.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Elly Muchoiriyah, yang mengaku sebagai eks karyawan sebuah perubahaan obat-obatan PT KF di Kantor Cabang Kilometer 5, Balikpapan Utara, menuntut haknya selama bekerja dan diabaikan perusahaan.

Melalui kuasa hukumnya, Nursiah dari kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Eko Bambang Srianto (EBS) Lawyer and Patner, Elly menceritakan masa kerjanya selama lima tahun di perusahaan itu. Selama bekerja, perusahaan dituduhnya mengabaikan jaminan kesehatan, cuti haid dan cuti melahirkan.

“Terdapat beberapa hak klien kami yang tidak diberikan oleh perusahaan. Padahal klien kami sudah bekerja di sana selama 5 tahun,” imbuh Nursiah saat ditemui beritakaltim.co di Kantor DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda, Selasa (16/9).

Dia ke kantor DPRD Kaltim untuk menyampaikan permasalahan tersebut ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa). Sebagai wakil dari Perempuan Bangsa, salah satu sayap dari PKB, dia ingin kasus ini diselesaikan melalui mekanisme peraturan ketenagakerjaan.

“Yang jelas, kami sebagai kuasa hukum telah menempuh jalur kooperatif untuk memperjuangkan hak klien kami. Namun belum mendapat respon yang baik dari perusahaan. Justru pihak perusahaan menyiapkan pengacara untuk menghadapi kami,” lanjutnya.

Kasus itu telah dilaporkan ke Dinas Keternagakerjaan maupun di Polda Kalimantan Timur. “Kepada perusahaan kami sudah layangkan surat somasi,” ujarnya.

Dilain pihak, beritakaltim co berusaha mengkonfirmasi pimpinan cabang perusahaan obat-obatan itu, Firdaus, belum juga mendapatkan respon dari pihak perusahaan. (Hr).