SAMARINDA, beritakaltim.co- Punya 3 kursi di DPRD Samarinda, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menentukan pilihan untuk mengusung calon wali kota maupun wakil wali kota Samarinda yang masa pendaftarannya dibuka KPU (Komisi Pemilihan Umum) bulan Pebruari 2020.
“Belum ada mengusung orang per orang,” kata Syafruddin S.Pd, Ketua DPR (Dewan Pimpinan Wilayah) PKB, kepada beritakatim.co, Selasa (17/9/2019).
Walau hanya punya 3 kursi, menurut Syafruddin, partainya menjajaki akan berkoalisi dengan partai lainnya. Seperti diketahui untuk bisa mengusung calon sendiri dalam Pilwali Kota Samarinda, dibutuhkan 20 persen dari 45 kursi atau 9 kursi parpol maupun koalisi parpol di DPRD Samarinda. Bisa juga menggunakan persyaratan 25 persen perolehan suara dalam Pileg 2019 lalu.
Pendekatan dengan para calon kandidat, diakui Syafruddin sangat intens. Di antaranya dengan Apri Gunawan, bakal calon kandidat dari generasi muda, serta dengan Andi Harun, Ketua Partai Gerindra Kaltim.
“PKB dengan dengan semua bakal calon yang sekarang namanya mulai muncul. Termasuk dengan Apri Gunawan dan Andi Harun,” kata Syafruddin.
Namun PKB Kaltim belum bisa membuat keputusan mengusung siapa bakal calon yang diusungnya. Hal tersebut, lantaran belum ada Juknis (petunjuk tekhnis) tentang bagaimana mekanisme penjaringan dan penetapan calon yang akan diusung.
“Semua kan tau, PKB baru saja melaksanakan Muktamar di Bali. Belum satu bulan, belum ada dibahas tentang pilkada. Nanti setelah keluar jukni dari DPP PKB, baru kami melaksanakan tahapan penjaringannya,” ujarnya. #Hr
Comments are closed.